Dokter Ungkap Banyak Kasus Kanker Baru Terdeteksi Setelah Pasien Meninggal, Ini Penjelasannya
ptaskes.com – Seorang dokter forensik mengungkap fakta mengejutkan soal kematian akibat kanker. Ia mengatakan bahwa banyak pasien baru diketahui mengidap kanker setelah tim medis melakukan autopsi. Temuan ini menandakan bahwa sebagian besar penderita tidak menyadari penyakit mereka hingga ajal menjemput.
Dr. M. Wahyu, dokter spesialis forensik, menjelaskan bahwa selama proses autopsi, ia sering menemukan tumor ganas di organ vital seperti paru-paru, hati, pankreas, dan usus. Dalam banyak kasus, keluarga pasien bahkan tidak mengetahui bahwa almarhum mengidap kanker.
“Kami temukan kanker stadium lanjut yang tidak pernah terdiagnosis sebelumnya. Pasien biasanya datang ke rumah sakit dengan keluhan umum seperti nyeri atau sesak napas, lalu meninggal sebelum pemeriksaan menyeluruh dilakukan,” ujar dr. Wahyu.
Menurutnya, kurangnya deteksi dini menjadi faktor utama. Banyak masyarakat enggan memeriksakan diri ke dokter meski sudah mengalami gejala yang mencurigakan. Selain itu, akses terhadap layanan kesehatan yang terbatas juga memperparah kondisi, terutama di daerah terpencil.
Dr. Wahyu mendorong masyarakat untuk lebih peka terhadap perubahan pada tubuh, seperti penurunan berat badan tanpa sebab, batuk berkepanjangan, nyeri yang tidak membaik, atau munculnya benjolan. Ia menyarankan pemeriksaan rutin sebagai langkah pencegahan.
“Jika kita bisa mendeteksi kanker sejak dini, peluang sembuh akan jauh lebih besar,” tambahnya.
Kisah ini menjadi pengingat penting bahwa kanker sering kali berkembang diam-diam. Tanpa deteksi dini, banyak kasus baru terungkap saat semuanya sudah terlambat—bahkan setelah kematian terjadi.
