PTASKES РTeks prosedural adalah jenis teks yang berisi petunjuk atau langkah-langkah terperinci tentang cara melakukan suatu kegiatan atau tugas secara sistematis.

Tujuan utama teks prosedur adalah untuk memberikan instruksi yang jelas dan mudah diikuti sehingga pembaca dapat melakukan tugas atau aktivitas dengan benar dan efisien. Teks prosedur biasanya digunakan dalam berbagai konteks, termasuk di dunia kuliner untuk memberikan resep, di industri untuk menjelaskan prosedur operasi standar (SOP),

di akademi untuk memberikan instruksi tentang bagaimana melakukan penyelidikan atau eksperimen, dan dalam banyak aspek kehidupan sehari-hari lainnya.

Ciri-ciri teks prosedur antara lain:

1. langkah berurutan

Teks prosedur harus disusun secara berurutan, dari langkah pertama hingga langkah terakhir. Setiap langkah harus jelas dan detail.

2. Instruksi yang jelas

Bahasa yang digunakan harus jelas dan tidak ambigu sehingga pembaca dapat dengan mudah memahami apa yang harus dilakukan.

3. Tujuan

Teks prosedur harus objektif, yaitu tidak mengandung opini atau interpretasi pribadi, tetapi hanya berisi wacana yang objektif dan dapat diikuti.

4. Tidak ada unsur deskripsi atau narasi.

Teks prosedural berfokus pada pemberian petunjuk dan langkah-langkah praktis. Sehingga tidak ada deskripsi atau narasi yang tidak relevan dengan langkah yang diambil.

5. Menggunakan Frase Perintah.

Teks prosedural sering menggunakan kalimat imperatif untuk menginstruksikan pembaca. Contoh teks praktikum meliputi berbagai hal, seperti cara merakit furniture, cara menggunakan suatu produk, cara mengoperasikan mesin,

langkah-langkah melakukan percobaan sains, panduan memasak makanan, petunjuk perakitan alat elektronik, dan lainnya.

Nasi goreng adalah salah satu masakan paling populer di Indonesia. Berikut contoh hands-on text tentang cara membuat nasi goreng:

Bahan-bahan:
– 2 piring nasi putih (sebaiknya dingin)
– 2 telur ayam
– 100 gram daging ayam, potong kecil-kecil
– 50 gram udang kupas
– 1 batang daun bawang, iris tipis

– 2 siung bawang putih, cincang halus
– 2 sendok makan saus tiram
– 1 sendok makan kecap manis
– 1 sendok teh kecap
– 1/2 sendok teh merica bubuk
– 1/2 sendok teh garam
– 2 sendok makan minyak goreng

Bagaimana melakukan:

1. Langkah pertama adalah menyiapkan bahan-bahan yang diperlukan. Bersihkan daging ayam dan udang kupas, lalu potong kecil daging ayam sesuai selera. 2. Panaskan 1 sendok makan minyak goreng dalam wajan dengan api sedang. Tumis bawang putih hingga harum dan agak kecoklatan.

3. Masukkan potongan ayam dan udang yang sudah dikupas ke dalam wajan. Tambahkan 1/4 sendok teh garam dan 1/4 sendok teh lada bubuk. Aduk rata dan masak hingga ayam dan udang matang.

4. Setelah ayam dan udang matang, pindahkan ke tepi wajan, lalu pecahkan telur ke tengah wajan. Kocok telur sampai matang dan kering sedang. 5. Campurkan telur setengah kering dengan ayam dan udang yang ada di pinggir wajan. Aduk rata agar semua bahan tercampur rata.

6. Masukkan nasi putih ke dalam wajan. Gunakan sendok kayu atau spatula untuk menyebarkan nasi dan aduk dengan telur, daging, dan udang. Tambahkan sisa garam, merica bubuk, saus tiram, kecap manis dan kecap manis. Aduk rata hingga semua bumbu tercampur rata dan nasi berwarna cokelat keemasan.

7. Terakhir, tambahkan daun bawang yang sudah diiris tipis. Aduk sebentar lagi hingga daun bawang tercampur rata dengan nasi goreng.

8. Nasi goreng siap dihidangkan. Anda bisa menyajikannya di atas piring, tambahkan irisan mentimun dan ketimun sebagai topping. Selamat menikmati nasi goreng yang lezat!

Note: Jika ingin variasi bisa ditambahkan bahan lain seperti wortel, kacang polong atau bakso sesuai selera.

Cicipi juga nasi goreng sesuai selera dengan menyesuaikan jumlah bumbu yang digunakan.